Jangan Sampai Keliru! Ini Bedanya Katak Vs Kodok

Jangan Sampai Keliru! Ini Bedanya Katak Vs Kodok

Jangan Sampai Keliru! Ini Bedanya Katak Vs Kodok Dengan Berbagai Perbedaan Yang Jarang Sekali Di Ketahui Orang. Hai! Pernahkah anda melihat sekilas hewan melompat dan langsung menebaknya sebagai katak atau kodok? Sekilas, keduanya memang tampak mirip. Terlebih yang sama-sama berkulit lembab dan pandai melompat. Namun, tahukah anda bahwa di balik kemiripan itu. Dan juga tersimpan perbedaan-perbedaan menarik yang membedakan keduanya? Jangan sampai salah sebut lagi ya! Mungkin anda pernah mendengar istilah “kodok buduk”. Ataupun yang melihat katak dengan kulit yang lebih halus. Nah, perbedaan tekstur kulit hanyalah salah satu dari sekian banyak pembeda. Terlebih di antara si pelompat yang satu ini dengan yang lainnya. Mulai dari bentuk tubuh, habitat favorit, hingga kebiasaan unik mereka, ternyata katak dan kodok memiliki karakteristik khas masing-masing. Mari kita telaah lebih dalam ciri-ciri dan Jangan Sampai Keliru dalam mengidentifikasinya! Yuk, kita mulai petualangan mengenali lebih dekat para pelompat ini!

Mengenai ulasan tentang Jangan Sampai Keliru! ini bedanya katak vs kodok telah di lansir sebelumnya oleh kompas.com.

Kulit

Keduanya merupakan dua jenis hewan amfibi yang sering di sangka sama. Namun padahal keduanya memiliki perbedaan cukup jelas, terutama pada bagian kulit. Katak umumnya memiliki kulit yang halus, licin. Dan juga terlihat basah karena mengandung banyak lendir. Terlebih kulit ini membantu katak dalam proses pernapasan. Kemudian yang menjaga kelembaban tubuhnya, mengingat katak lebih sering hidup di lingkungan lembab. Contohnya seperti tepi kolam, sungai, atau hutan basah. Kulit mereka sangat tipis dan permeabel. Sehingga mudah menyerap air dan oksigen dari lingkungan sekitarnya. Sebaliknya, kodok memiliki kulit yang jauh lebih kasar. Dan juga tampak bergelombang atau berbintil. Kulit kodok sering terlihat kering. Karena hewan ini beradaptasi dengan habitat yang lebih kering. Contohnya seperti padang rumput, semak belukar, atau hutan yang jarang air. Permukaan kulit yang kasar ini berfungsi sebagai pelindungnya.

Jangan Sampai Keliru! Ini Bedanya Katak Vs Kodok Yang Jarang Di Sadari

Kemudian, Jangan Sampai Keliru! Ini Bedanya Katak Vs Kodok Yang Jarang Di Sadari. Dan perbedaan lainnya ada di:

Kaki

Keduanya memang sering di samakan karena bentuk tubuhnya yang serupa. Namun ada banyak perbedaan mencolok antara keduanya jika di perhatikan lebih detail. Terlebih yang termasuk pada bagian kaki. Kaki katak dan kodok menunjukkan ciri khas yang sangat berkaitan dengan cara hidup dan habitat mereka. Katak memiliki kaki belakang yang sangat panjang, ramping, dan kuat. Dan juga yang di desain khusus untuk melompat jauh. Kaki belakang mereka bisa beberapa kali lebih panjang dari tubuhnya sendiri. Serta struktur ini memungkinkan katak melakukan lompatan tinggi dan jauh. Bahkan bisa berpindah dari satu tempat ke tempat lain hanya dengan satu kali loncatan besar. Selain itu, sela-sela jari kaki katak biasanya berselaput. Tentunya terutama pada jenis katak yang hidup dekat atau di dalam air. Selaput ini membantu mereka berenang dengan efisien. Serta yang bergerak cepat di lingkungan perairan.

Sementara itu, kodok memiliki kaki belakang yang lebih pendek dan kokoh. Akan tidak sepanjang kaki katak. Karena itu, gerakan kodok cenderung lebih terbatas. Dan mereka lebih sering berjalan atau melompat dalam jarak pendek. Struktur kaki kodok ini lebih sesuai untuk kehidupan di darat. Terlebih khususnya di area yang kering atau berumput. Selain itu, jari-jari kaki kodok biasanya tidak memiliki selaput. Ataupun hanya memiliki selaput yang sangat tipis. Karena mereka tidak terlalu mengandalkan air sebagai habitat utama. Perbedaan bentuk dan fungsi kaki ini mencerminkan gaya hidup masing-masing. Katak, yang lebih akuatik, sangat bergantung pada kemampuan melompat dan berenang. sedangkan kodok, yang lebih terestrial, mengandalkan kaki yang kuat dan pendek untuk bergerak di daratan. Dengan memahami struktur kaki mereka, kita bisa dengan mudah mengenali apakah seekor amfibi tersebut.

Kupas Tuntas! Ciri Pembeda Anura Dengan Ranidae

Selain itu, masih Kupas Tuntas! Ciri Pembeda Anura Dengan Ranidae. Dan perbedaan lainnya terletak di:

Habitat

Salah satu aspek paling mencolok yang membedakan katak dan kodok adalah habitat atau tempat hidup mereka. Meski sama-sama merupakan hewan amfibi yang bisa hidup di dua alam. Terlebihnya di air dan darat, katak dan kodok memiliki preferensi habitat yang sangat berbeda. Dan juga hal ini erat kaitannya dengan karakteristik tubuh mereka. Katak cenderung hidup di lingkungan yang sangat lembab dan dekat dengan sumber air. Contohnya seperti danau, sungai, rawa, kolam, atau hutan hujan tropis. Mereka memerlukan air tidak hanya untuk bertahan hidup. Akan tetapi juga untuk proses berkembang biak. Karena telur katak dan kecebong (berudu) berkembang di dalam air. Kulit katak yang tipis, lembab. Serta dengan mudah menyerap air membuat mereka sangat tergantung pada kelembaban lingkungan sekitar. Oleh karena itu, katak hampir selalu di temukan di area yang basah dan sejuk.

Bahkan saat berada di darat, katak biasanya tetap memilih tempat yang teduh, basah. Kemudian yang terlindung dari sinar matahari langsung. Sementara itu, kodok lebih fleksibel dalam hal tempat hidup. Mereka dapat di temukan di berbagai habitat. Maka hal ini yang termasuk lingkungan yang lebih kering. Tentunya seperti ladang, semak belukar, padang rumput, hingga pekarangan rumah. Kodok memiliki kulit yang lebih tebal, kasar, dan berbintil. Terlebih yang berfungsi sebagai perlindungan alami terhadap penguapan air. Dengan demikian, mereka dapat bertahan lebih lama di daratan tanpa harus terus-menerus berada dekat air. Meski begitu, kodok tetap membutuhkan air untuk berkembang biak. Namun mereka hanya akan kembali ke sumber air saat musim kawin tiba. Di luar itu, mereka bisa menghabiskan sebagian besar waktunya jauh dari air. Bahkan bersembunyi di bawah batu, lubang tanah, atau juga dengan adanya tumpukan di daun kering.

Kupas Tuntas! Ciri Pembeda Anura Dengan Ranidae Yang Seringkali Keliru

Selanjutnya juga masih Kupas Tuntas! Ciri Pembeda Anura Dengan Ranidae Yang Seringkali Keliru. Dan pembeda lainnya ada di:

Telur

Meski sekilas terlihat mirip, katak dan kodok memiliki perbedaan yang sangat jelas dalam cara bertelur. Dan juga dengan bentuk telurnya. Perbedaan ini menjadi salah satu cara paling mudah untuk membedakan kedua hewan amfibi ini. Terlebih khususnya saat musim berkembang biak tiba. Katak biasanya bertelur di permukaan air yang tenang seperti kolam, rawa. Ataupun dengan genangan air di hutan. Telur katak di susun dalam gumpalan besar atau kumpulan seperti jeli yang mengapung di air. Setiap gumpalan mengandung ratusan bahkan ribuan telur kecil berwarna gelap di tengah. Serta yang di bungkus oleh lapisan lendir bening. Terlebih dengan bentuk gumpalan ini memudahkan telur menempel di daun-daun air atau mengambang bersama arus.

Karena katak hidup di lingkungan yang lembab dan dekat air. Dan juga peletakan telur ini sekaligus memberikan tempat yang aman bagi kecebong (berudu) berkembang setelah menetas. Sementara itu, kodok bertelur dengan cara yang berbeda. Telur kodok di susun dalam bentuk rantai panjang seperti benang atau tali yang seringkali terjerat di antara tumbuhan air. Ataupun ranting yang tenggelam di air dangkal. Rangkaian telur ini bisa sangat panjang. Bahkan mencapai beberapa meter. Telur-telur tersebut juga di lapisi lendir. Namun tidak membentuk gumpalan seperti pada katak. Karena kodok lebih sering hidup jauh dari air dan hanya kembali saat musim kawin. Dan mereka biasanya bertelur di genangan air sementara atau kolam kecil yang terbentuk saat musim hujan.

Nah itu dia 4 poin sebagai pembeda antara kodok dan katak tentu Jangan Sampai Keliru.