Kata Ahli: Olahraga Berlebihan Justru "Makan" Keremajaan Kulit

Kata Ahli: Olahraga Berlebihan Justru “Makan” Keremajaan Kulit

Kata Ahli: Olahraga Berlebihan Justru “Makan” Keremajaan Kulit Yang Membuatnya Cepat Terlihat Longgar Teksturnya. Selama ini, kegiatan fisik di kenal sebagai kunci hidup sehat. Banyak orang percaya bahwa semakin sering berolahraga. Dan semakin baik pula dampaknya bagi tubuh dan kulit. Memang benar, aktivitas fisik membantu melancarkan peredaran darah. Kemudian bisa meningkatkan suplai oksigen ke sel, dan membuat wajah tampak lebih segar. Namun, di balik manfaat tersebut, para ahli kesehatan kulit mulai mengingatkan adanya risiko jika Olahraga Berlebihan. Istilah “overtraining” atau latihan berlebihan bukan hanya berdampak pada otot dan sendi.

Akan tetapi juga bisa memengaruhi kondisi kulit. Ketika tubuh di paksa bekerja terlalu keras tanpa waktu pemulihan yang cukup. Dan hormon stres seperti kortisol meningkat. Inilah titik awal munculnya berbagai masalah, mulai dari kulit kusam hingga tanda penuaan dini. Transisi dari pola olahraga sehat ke kebiasaan berlebihan sering kali tidak di sadari. Demi mengejar tubuh ideal atau target kebugaran tertentu. Maka seseorang bisa Olahraga Berlebihan setiap hari tanpa jeda. Padahal, tubuh dan kulit membutuhkan waktu untuk regenerasi. Jika tidak, manfaat olahraga justru berubah menjadi bumerang bagi keremajaan kulit.

Dampak Hormon Stres Pada Penuaan Kulit

Menurut para ahli dermatologi, Dampak Hormon Stres Pada Penuaan Kulit. Saat tubuh berada dalam tekanan fisik yang tinggi, kadar kortisol meningkat signifikan. Hormon ini memang penting dalam respons tubuh terhadap stres. Akan tetapi jika terlalu tinggi dalam jangka panjang, dampaknya bisa merugikan. Kortisol berlebih dapat merusak kolagen, yaitu protein penting yang menjaga elastisitas dan kekencangan kulit. Ketika produksi kolagen terganggu, kulit lebih mudah mengalami keriput, garis halus. Dan juga kehilangan kekenyalan. Inilah alasan mengapa sebagian orang yang terlalu keras berlatih justru terlihat lebih cepat menua. Selain itu, olahraga intens tanpa jeda juga meningkatkan produksi radikal bebas dalam tubuh. Radikal bebas ini mempercepat proses oksidasi sel. Serta yang termasuk sel kulit. Jika tidak di imbangi dengan asupan antioksidan dan istirahat cukup. Maka proses penuaan kulit bisa berlangsung lebih cepat.

Dehidrasi Dan Paparan Matahari, Dua Faktor Yang Sering Di Remehkan

Selain faktor hormonal, hal ini juga seringkali di sertai Dehidrasi Dan Paparan Matahari, Dua Faktor Yang Sering Di Remehkan. Saat tubuh kehilangan cairan melalui keringat secara berlebihan, kelembapan alami kulit ikut berkurang. Jika tidak segera di ganti dengan asupan air yang cukup. Maka kulit menjadi kering, kusam, dan lebih rentan iritasi. Tak hanya itu, banyak aktivitas olahraga dilakukan di luar ruangan. Paparan sinar matahari yang intens tanpa perlindungan. Tentunya seperti sunscreen dapat mempercepat penuaan dini akibat sinar UV. Kombinasi antara radikal bebas dari olahraga berat. Serta sinar ultraviolet menjadi faktor ganda yang mempercepat munculnya flek hitam dan garis halus. Transisi dari olahraga sehat ke kondisi yang merugikan kulit sering terjadi karena kurangnya perhatian terhadap perawatan setelah beraktivitas. Banyak orang fokus pada pembakaran kalori. Akan tetapi lupa membersihkan wajah secara menyeluruh setelah berkeringat. Sisa keringat dan kotoran yang menempel bisa menyumbat pori-pori, memicu jerawat. Dan membuat tekstur kulit tidak merata.

Kunci Seimbang: Intensitas, Istirahat, Dan Perawatan

Kunci Seimbang: Intensitas, Istirahat, Dan Perawatan. Tentu jawabannya terletak pada keseimbangan. Para ahli menyarankan olahraga dengan intensitas sedang selama 30–60 menit per sesi. Kemudian di sertai hari istirahat yang cukup dalam seminggu. Waktu pemulihan ini penting agar tubuh dan kulit dapat memperbaiki diri secara alami. Selain itu, perhatikan asupan nutrisi. Konsumsi makanan kaya antioksidan seperti buah beri, sayuran hijau. Dan kacang-kacangan membantu melawan radikal bebas yang di hasilkan selama aktivitas fisik. Minum air putih dalam jumlah cukup juga sangat penting untuk menjaga elastisitas kulit. Transisi menuju pola hidup sehat tidak hanya soal rajin berolahraga. Akan tetapi juga bagaimana merawat tubuh secara menyeluruh. Gunakan sunscreen saat berolahraga di luar ruangan, bersihkan wajah setelah berkeringat. Dan aplikasikan pelembap untuk menjaga hidrasi kulit sehingga bisa meminimalisir keriput jika melakukan Olahraga Berlebihan.