Efek Lisa Blackpink: Kota Tua Jakarta Kembali Di Buka!

Efek Lisa Blackpink: Kota Tua Jakarta Kembali Di Buka!

Efek Lisa Blackpink: Kota Tua Jakarta Kembali Di Buka Berkat Tempat Syuting Member Ternama Tersebut Yang Sudah Selesai. Kawasan wisata Kota Tua Jakarta sempat menjadi sorotan publik. setelah di tutup sementara pada akhir Januari 2026. Penutupan ini bukan di sebabkan oleh faktor keamanan atau cuaca. Namun melainkan karena kawasan bersejarah tersebut di gunakan sebagai lokasi syuting sebuah film internasional. Isu yang beredar luas di media sosial karena Efek Lisa Blackpink. Sehingga memicu rasa penasaran masyarakat dan wisatawan. Ketua Unit Pengelola Kawasan (UPK) Kota Tua Jakarta, Denny Aputra, memastikan bahwa penutupan hanya berlangsung satu hari. Dan kini kawasan sudah kembali di buka untuk umum. Meski tidak menyebutkan secara eksplisit namanya, kehadiran produksi film Asia berskala besar. Namun tetap memberikan dampak besar bagi citra pariwisata Jakarta. Jadi mari kita simak dari Efek Lisa Blackpink yang katanya syuting di sana.

 Kota Tua Di Tutup Sehari Demi Kepentingan Syuting

Penutupan kawasan Kota Tua Jakarta dilakukan pada Rabu, 29 Januari 2026. Menurut Denny Aputra, permintaan penutupan hanya di ajukan untuk satu hari dan langsung di buka kembali keesokan paginya. “Memang ada satu hari permintaannya. Dan hari ini kebetulan juga selesai. Karena kami merasa di bantu masyarakat, kami segera buka tadi pagi,” ujar Denny saat di temui di kantornya. Langkah ini di ambil untuk memastikan proses syuting berjalan lancar tanpa gangguan aktivitas wisata. Kota Tua yang di kenal ramai pengunjung di nilai membutuhkan pengaturan khusus agar kru film dapat bekerja secara maksimal. Penutupan sementara ini pun dilakukan dengan koordinasi berbagai pihak. Serta yang termasuk pengelola kawasan dan aparat terkait.

Isu Lisa Blackpink Picu Antusiasme Publik

Nama Lisa Blackpink langsung menjadi magnet perhatian publik ketika kabar penutupan Kota Tua beredar. Banyak warganet berspekulasi bahwa idol K-pop tersebut tengah menjalani proses syuting film di Jakarta. Namun, Denny Aputra menegaskan bahwa pihaknya tidak dapat mengonfirmasi keterlibatan Lisa. “Saya tidak bisa menyampaikan karena sampai detik ini sudah ada beberapa tempat syuting, belum ketemu,” jelas Denny. Meski begitu, antusiasme masyarakat terlanjur meningkat. Kota Tua pun kembali menjadi perbincangan hangat. Namun bukan hanya sebagai destinasi wisata sejarah. Akan tetapi juga sebagai lokasi potensial produksi film internasional.

Produksi Film Asia Pilih Kota Tua Jakarta

Meski tidak menyebutkan judul film secara detail, Denny mengonfirmasi bahwa syuting yang berlangsung merupakan produksi film dari salah satu negara Asia. Film tersebut di ketahui berjudul Tygo. Pemilihan Kota Tua Jakarta sebagai lokasi syuting menunjukkan daya tarik visual kawasan ini di mata sineas internasional. Bangunan kolonial, suasana klasik, serta nilai historis Kota Tua di nilai mampu merepresentasikan berbagai latar cerita. Hal ini membuktikan bahwa kawasan bersejarah Jakarta masih relevan dan kompetitif sebagai lokasi syuting. Bahkan untuk produksi film lintas negara. Kepercayaan ini sekaligus menjadi promosi gratis bagi pariwisata Indonesia.

Dampak Positif Bagi Pariwisata Dan Ekonomi Lokal

Di bukanya kembali Kota Tua Jakarta di sambut antusias oleh wisatawan dan pelaku usaha sekitar. Penutupan singkat justru memberi efek promosi yang besar. Banyak wisatawan datang dengan rasa penasaran, ingin melihat langsung lokasi. Terlebih yang disebut-sebut pernah di gunakan untuk syuting film internasional. Bagi pelaku UMKM, momentum ini membawa harapan peningkatan kunjungan dan transaksi. Dan pemerintah daerah pun melihat kejadian ini sebagai peluang. Tentunya untuk mendorong Kota Tua menjadi destinasi wisata budaya kelas dunia.

Dengan pengelolaan yang baik, kegiatan syuting film dapat berjalan seiring. Dan dengan aktivitas wisata tanpa saling mengganggu. Kota Tua Jakarta kini kembali berdenyut dengan aktivitas wisata seperti biasa. Serta penutupan singkat akibat syuting film justru membuka mata banyak pihak tentang potensi besar kawasan ini. Terlepas dari benar atau tidaknya keterlibatan Lisa Blackpink, satu hal yang pasti: Kota Tua Jakarta berhasil mencuri perhatian internasional. Ke depan, kawasan ini berpeluang semakin di kenal sebagai ikon sejarah sekaligus panggung kreatif bagi industri film Asia dan dunia.

Jadi itu dia beberapa isu menarik Kota Tua Jakarta kembali di buka karena Efek Lisa Blackpink.